Di zaman serba modern dan canggih ini, semua-semua pasti dilakukan dengan menggunakan teknologi agar semua pekerjaan terasa begitu cepat. Nah kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya printer bukan? Ya, alat ini begitu sangat berguna untuk para mahasiswa dan juga pekerja kantoran.

Kalau kamu sudah tidak asing lagi dengan printer, lalu bagaimana dengan Cartridge? Apakah ada yang tahu benda yang ada di printer ini? Untuk itu, di dalam artikel ini kita akan membahasnya lebih jauh lagi. Yuk, langsung aja disimak artikel berikut ini.

Apa Itu Cartridge?

Sebagai sebuah perangkat keras (hadrware), keberadaan printer (mesin pencetak) sangatlah penting. Printer dihubungkan dengan komputer sebagai pusat kendali. Printer memiliki berbagai jenis sesuai kebutuhan penggunaannya. Mulai printer ink jet, dot matrix, laser dan lain sebagainya.

Nah diantara bagian printer yang sangat penting fungsinya adalah ‘cartridge’. Cartridge adalah benda yang menempel pada printer. Tanpa cartridge maka printer tidak akan berjalan normal. Karena fungsi cartridge adalah benda penting yang berguna untuk menampung tinta atau toner dan selanjutnya tinta dialirkan ke head dan terjadilah percetakan.

Cartridge pada printer merupakan komponen penting yang terdapat di dalam printer inkjet. Cartridge dapat diganti atau dilepas dan memiliki fungsi sebagai tempat penampungan tinta di dalam printer yang dikeluarkan ke kertas pada saat proses cetak.

Bisa dikatakan bahwa cartridge adalah bagian perangkat printer yang berfungsi mengatur, menyimpan dan tempat keluarnya tinta saat mencetak dengan printer. Cartridge ini ditempatkan pada tempat khusus pada printer yang disebut dengan rumahan catridge (carriage unit). Rumahan ini bisa bergerak ketika printer difungsikan.

Di dalam cartridge juga terdapat chip yang bisa menghubungkan cartridge dengan mainboard printer sehingga printer bisa digunakan untuk mencetak. Cartridge ini akan terhubung dengan banyak komponen printer seperti tabung tinta, roll, sensor roll, mainboard, driver dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Cartridge

Cartridge pada dasarnya terdiri dari tinta printer pada porsi kepala yang digunakan untuk dicetak oleh kertas. Jika pada printer tidak ada cartridge maka printer tersebut tidak bisa mencetak dokumen. Cartridge untuk setiap merk printer biasanya berbeda-beda, banyak pilihan jenis printer di mana masing masing memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri. Sehingga kamu harus memilih jenis printer sesuai kebutuhan. Nah berikut ini adalah jenis-jenis cartridge:

  • OEM Cartridge (Cartridge Original)

Cartridge jenis ini dikeluarkan dan distribusikan langsung oleh manufaktur dari Engine Printer. Ciri khas yang melekat pada cartridge original adalah bersegel resmi manufaktur. Harga cartridge original stabil, harga cartridge original biasanya berkisar antara 0.25 s/d 0.2 dari harga printer barunya. Secara umum kualitas cartridge original stabil.

  • Compatible New Cartridge

Cartridge jenis ini diproduksi oleh manufaktur pihak ketiga terlepas dari industri OEM. Dari fisiknya, tidak begitu nampak perbedaannya. Sedangkan dari fungsi dan fitur hampir sama dengan cartridge original, namun ada beberapa fitur yang sedikit berbeda dengan OEM terutama pada cartridge yang menggunakan teknologi smart chip. Pada intinya, semakin bagus manufaktur dari cartridge kompatible tersebut maka akan semakin mempengaruhi prosentase kesamaan dengan OEMnya.

Penggolongan jenis cartridge printer dilihat dari jenis peluru :

  • Asli Tinta Kartrid: Asli cartridge printer adalah cartridge printer yang memiliki merek perusahaan yang melekat pada mereka. Jenis peluru yang dihasilkan oleh produsen printer dan biasanya mahal.
  • Remanufactured Tinta Kartrid: Remanufactured kartrid adalah cartridge printer yang dibuat dari diperbarui tinta kartrid. Ini murah jika dibandingkan dengan jenis lain dari peluru.
  • Kompatibel Tinta Kartrid: Kartrid tinta kompatibel adalah jenis cartridge printer kompatibel dengan semua model tersedia printer di pasar. Tapi cartridge ini dibuat dari vendor pihak ketiga. Kartrid tinta kompatibel disukai oleh bisnis skala besar untuk kompatibilitas dan aspek biaya efektif.

Penggolongan jenis cartridge printer dilihat dari prosesnya cartridge eks original (recycle) :

  • Remanufaktur Cartridge

Cartridge remanufaktur adalah proses daur ulang dari cartridge original dengan adanya penggantian beberapa sparepart cartridge. Pihak manufaktur menggalakkan program recycle untuk cartridge karena adanya dorongan dari protokol kyoto tentang isu global warming. Yaitu dengan mengembalikan atau membawa cartridge lama yang telah habis digunakan. Lalu akan dihargai dengan nilai tertentu dan pelanggan akan diberikan ganti cartridge baru dengan tambahan biaya relatif lebih murah tanpa membawa cartridge bekasnya.

  • Recondition Cartridge

Cartridge rekondisi merupakan proses recycle dari cartridge Original (OEM) tanpa adanya penggantian sparepart. Akan tetapi ada beberapa proses cleaning untuk mengembalikan performa sparepart original yang telah habis digunakan pada cycle sebelumnya. Secara kualitas Recondition Cartridge ini setingkat lebih bagus daripada hasil refill biasa.

  • Refill Cartridge

Cartridge Refill yaitu proses daur ulang dari cartridge original (OEM) tanpa ada penggantian sparepart dan tanpa ada proses cleaning sparepart. Akan tetapi hanya sekedar mengisi ulang bahan baku cetak yang telah habis digunakan pada cycle sebelumnya. Proses pengerjaan sangat cepat, akan tetapi kualitas jenis aksesoris printer ini sering terabaikan.

Untuk mencetak dengan menggunakan printer, selain cartridge dibutuhkan juga yang namanya tinta atau toner. Nah tinta dan toner ini sebenarnya berbeda, namun keduanya juga memiliki persamaan. Berikut ini adalah perbedaan antara keduanya:

  • Tinta

Tinta adalah zat cari untuk mencetak pada printer. Pada tinta catridge yang digunakan pada printer inkjet dikategorikan menjadi 2 tipe yaitu:

  1. Dye-based atau tinta berbasis pewarna dimana tinta ini terdiri dari larutan pewarna yakni cairan yang diberi pewarna.
  2. Pigment-based atau tinta berbasis pigmen adalah tipe tinta catridge yang menggunakan bubuk ultra halus yang dilarutkan dalam cairan.

Pada printer inkjet yang digunakan adalah tinta catridge dimana biasanya warna tinta yang digunakan adalah kode CMYB (Cyan, Magenta, Yellow, Black). Cara pengisiannya sangatlah mudah dimana setiap warna terletak pada cartridge yang berbeda. Jadi ketika tinta habis, anda cukup menuangkan tinta melalui tabung kecil tinta yang ada diluar printer. Maka secara otomatis, tinta akan mengalir hingga mengisi tinta dalam cartridge.

Pada tingkat kebutuhan konsumen, printer inkjet yang paling umum digunakan. Selain karena mudah dioperasikan, printer inkjet dipilih karena printer ini memiliki harga jual yang lebih murah. Tapi, jika dilihat dari kebutuhan pemakaiannya, printer inkjet memang terbilang mahal. Karena pemakaian yang besar tentu membutuhkan banyak tinta. Nah biaya tinta inilah terbilang cukup mahal. Apalagi jika sering mencetak gambar atau foto, tentu tinta akan lebih boros.

  • Toner

Toner adalah serbuk warna yang biasanya digunakan pada printer laser. Printer laser biasanya hanya menggunakan satu warna dalam mencetak (disebut monochrome) sehingga untuk biaya printer laser warna dua kali lipat lebih mahal dibandingkan tinta inkjet. Printer laser termurah biasanya hanya mencetak dalam satu warna (monokrom). Biaya printer laser warna setidaknya dua kali lipatnya dan dalam beberapa kasus toner cartridge lebih mahal daripada tinta inkjet.

Perlu diingat bahwa meskipun toner awalnya lebih mahal daripada tinta, cartridge laser dapat bertahan lebih lama dari cartridge tinta. Jika kamu lebih sering mencetak teks, akan lebih hemat jika kamu menggunakan printer laser. Jika kamu memasang cartridge berkapasitas tinggi, biaya bisa turun drastis.

Cara Kerja Cartridge Dengan Tinta Dan Toner

Kedua hal pada cartridge tersebut memiliki fungsi yang sama yaitu untuk mencetak tulisan maupun gambar pada kertas atau banner. Tinta dalam cartridge untuk printer inkjet tak butuh yang namanya pemanasan untuk mencetak. Tinta pada printer inkjet bekerja dengan menyemprotkan tetesan-tetesan tinta yang disalurkan melalui selang yang terhubung pada cartridge sehingga bisa mencetak tulisan atau gambar pada media kertas atau banner.

Sedangkan toner pada cartridge printer laser membutuhkan pemanasan. Toner yang berbentuk bubuk pada printer laser cara kerjanya serupa dengan mesin foto copy, ketika toner habis digunakan maka harus diganti dengan toner yang baru. Toner yang digunakan pada printer laser mencetak dengan menggunakan teknologi infra merah.

Jika membandingkan jumlah cetakan dan hasilnya, maka printer laser yang memanfaatkan toner jauh lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan menggunakan printer inkjet dengan tinta pada cartridgenya. Kualitas cetakan printer laser juga lebih baik.

Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah tingginya biaya untuk printer laser dengan toner dibandingkan printer inkjet dengan tinta. Akan tetapi, baik tinta pada cartridge printer inkjet maupun toner pada printer laser sama-sama bisa digunakan untuk kebutuhan komersil.

Tips Merawat Cartridge Agar Tidak Cepat Rusak

Buat kamu yang mempunyai printer, pasti paham bagian yang mudah rusak itu adalah cartridge. Jadi diperlukan beberapa cara merawat cartridge warna printer agar awet dan tidak cepat rusak. Sebenarnya, kerusakan pada cartridge merupakan hal yang wajar dan paling sering ditemui. Namun, ada baiknya bila kita melakukan pencegahan agar cartridge tidak cepat rusak. Nah berikut ini merupakan cara merawatnya agar tidak cepat rusak:

  • Cetaklah Dengan Berkala

Bila kita ada tugas maupun kerjaan yang membutuhkan printer dengan jumlah banyak, disarankan jangan mencetaknya sekaligus. Berilah jeda setiap cetakan kurang lebih 3 menit untuk print tidak berwarna dan jeda sekitar 5 menit untuk print berwarna. Istirahatkan printer bila telah mencetak maksimal 15 lembar sesuai dengan jeda yang telah dijelaskan tadi.

Mencetak sekaligus justru akan memperparah kondisi printer beserta cartridgenya. Bagian yang paling terkena dampaknya adalah filamen head. Bagian ini akan mudah panas dan bisa merusak bagian head printer. Kamu harus sadar bahwa salah satu kerusakan cartridge bisa disebabkan karena terlalu banyak mencetak kertas dalam sekali printer beroperasi.

  • Isilah Tinta Saat Akan Habis

Tinta juga merupakan bagian penting dalam hal percetakkan. Kita tidak bisa mencetak bila tidak ada tinta yang mengalir ke head printer. Usahakan untuk mengisi tinta bila mau habis, jangan menunggu sampai benar-benar habis. Jika kamu membiarkan cartridge printer tidak terisi oleh tinta dalam jangka waktu lama, hal ini akan membuat tinta tersumbat ke bagian head printer dan lama-kelamaan membuat cartridge tersebut rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Lebih baik meluangkan waktu untuk mengisi tinta daripada kamu harus membeli cartridge baru.

  • Jangan Mematikan Printer Tanpa Menekan Tombol Off

Sebaiknya mematikan printer dengan menggunakan prosedur yang sudah ditentukan. Artinya sebelum mematikan printer usahakan menekan tombol on/off yang terdapat di atas atau samping printer. Mematikan printer dengan paksaan sangat berisiko besar terhadap kerusakan cartridge. Mengapa bisa begitu? Pada saat printer masih dalam konsisi stand by, cartridge masih berada di posisi lain.

Sementara saat mematikan printer dengan menekan tombol on/off maka posisi cartridge akan dikembalikan ke tempat semula. Hal ini akan membantu mengurasi risiko cartridge mampet saat dikemudian hari printer digunakan lagi. Mematikan printer dengan cara normal juga akan membantu membuang sisa hasil cetakan yang biasanya menempel di ujung cartridge.

  • Jaga kebersihan Cartridge

Hal utama menjaga cartridge supaya awet dan tahan lama adalah menjaga selalu kebersihannya. Meski lokasi cartridge berada di dalam printer bukan berarti kamu tidak harus membersihkannya. Bersihkan cartridge dari debu, kotoran atau partikel sisa cetakan yang biasanya tertinggal.

Membersihkan kotoran bisa dilakukan dengan cara mudah yaitu dengan menggunakan tisu atau kain halus dan angkat sisa tinta atau debu yang menempel. Kamu juga bisa melakukan pembersihan cartridge dengan proses pembersihan head melalui bantuan head cleaner seminggu sekali atau rutin setelah menggunakannya untuk mencetak banyak.

  • Gunakan Printer Secara Rutin

Cara merawat cartridge warna printer selanjutnya adalah gunakanlah printer secara rutin. Jangan didiamkan terlalu lama. Usahakan cetaklah beberapa dokumen baik warna maupun non warna agar cartridge bisa berfungsi dengan baik. Itu juga menjadi alasan mengapa cartridge berwarna lebih cepat rusak karena memang jarang digunakan.

Nah itu dia kurang lebih ulasan di atas tersebut, apakah kamu sudah cukup memahaminya? Untuk itu sekian dulu ya pembahasan kita kali ini, semoga dengan membaca artikel ini dapat menambah pengetahuan kalian…