Celana ‘jeans’ dikenal sebagai celana yang cukup kuat dan tahan lama. Hampir sebagian besar orang mengenal dan juga menggunakannya. Dan pastinya Anda juga paham dong kalau celana yang satu ini identik dengan kantongnya. Kantong bisa menjadi bagian dari mode.

Kantong juga bisa menjadi aksen tanpa melupakan fungsi praktisnya. Bagi wanita, tambahan kantong pada celana, jaket dan rok jadi hal yang menyenangkan karena kantong dapat menyimpan hal-hal kecil dan menjadi style busana tersebut.

Seperti celana jins yang memiliki kantong standar, baik itu untuk celana wanita maupun pria. Kantong tersebut berjumlah enam, dua pada bagian depan, dua di bagian belakang dan dua kantong lagi yang sering dilupakan, yaitu dua kantong kecil pada bagian dalam kantong depan.

Nah, diantara kalian ada yang tahu nggak mengapa kantong kecil itu menyelip pada kantong lainnya? Nah, ternyata kantong kecil yang menyelip itu memiliki sejarahnya loh. Lalu bagaimana sejarahnya kok kantong kecil itu bisa ada disana? Untuk mengetahuinya asal usulnya kita simak ulasannya dibawah ini.

Asal Usul Kantong Kecil Yang Menyelip pada Celana Jeans

Apabila saat ini pengguna jeansn ditanya fungsi dari kantong kecil tersebut, beberapa akan menjawab untuk menaruh uang logam, karcis parkir ataupun kunci. Sangat kecil kemungkinan di antara pengguna celana ini yang mengisi kantong kecil tersebut dengan ‘sesuatu’.

Nah perlu untuk anda tahu, yang menginpirasi Levi Strauss, sosok yang mempopulerkan celana jeans ini menciptakannya ialah semuanya berasal dari tujuan dan tempat dimana celana ini diciptakan.

Jeans pertama kali dibuat di Genoa, Italia tahun 1560-an. Jeans biasa dipakai oleh angkatan laut. Celana yang biasa disebut orang Perancis dengan “bleu de Génes“, yang berarti biru Genoa ini, meski pertama kali diproduksi dan dipakai di Eropa, tetapi sebagai fashion, jeans dipopulerkan di AS oleh Levi Strauss.

Pria yang mencoba mencari nasib baik ke San Francisco sebagai pedagang pakaian. Ketika itu, AS sedang dilanda demam emas. Akan tetapi, sampai di California semua barangnya habis terjual, kecuali sebuah tenda yang terbuat dari kain kanvas.

Kain ini dipotongnya dan dibuatnya menjadi beberapa celana dan dijual kepada para pekerja tambang emas. Ternyata mereka menyukainya karena tahan lama dan tak mudah koyak. Kemudian Strauss menyempurnakan jeansnya dengan memesan bahan dari Genoa yang disebut “Genes”, yang oleh Strauss diubah menjadi “Blue Jeans“.

Dan pada akhirnya karena para penambang sangat menyukai jeans buatannya ini, mereka menobatkan celana ini sebagai celana resmi mereka. Para penambang emas itu menyebut celana Strauss dengan sebutan “those pants of Levi`s” atau “Celana Si Levi”.

Sebutan inilah yang mengawali merek dagang pertama celana jeans pertama di dunia. Naluri bisnis Strauss yang tajam membuatnya mengajak pengusaha sukses Jakob Davis untuk bekerja sama dan pada tahun 1880 kerja sama itu melahirkan pabrik celana jeans pertama. Dan produk desain mereka yang pertama adalah “Levi’s 501“.

Dan ternyata celana jeans ini dikhususkan ataupun didesain pertama memang untuk para penambang emas. Celana ini memiliki 5 saku, 2 di belakang dan 2 di depan dan 1 saku kecil dalam saku depan sebelah kanan.

Karena diperuntukkan bagi para penambang, saku ini tentu bukan untuk bergaya-ria. Tetapi saku imut-imut (kecil menyelip) ini dirancang untuk menyimpan butiran-butiran emas yang berukuran kecil.

Meski kini jeans diproduksi dalam berbagai merek dan bukan hanya untuk para penambang, tetapi saku imut-imut itu masih tetap ada. Tentu saja sekarang fungsinya sekarang tidak lagi digunakan sebagai tempat menyimpan butiran emas.

Namun terdapat versi yang berbeda yang menyatakan bahwa terciptanya kantung kecil untuk penyimpanan jam tangan. Seorang ahli Jeans asal Amerika Serikat (AS), Renata Janoskova, mengutip website Levi Strauss, brand ikonik jeans dunia asal AS.

Kantong kecil ini cukup untuk jam tangan. Lebih lanjut Janoskova menjelaskan, brand Levis membuat kantong kecil untuk menggantungkan jam tangan koboi. Namun hingga saat ini kantong kecil tersebut tetap menjadi mode dan selalu ada pada jelana jins merek apa pun.

Kembali pada tahun 1800koboi menggunakan kantong di celana mereka untuk menggantungnya, mereka menggunakan rantai. Untuk menjaga agar jam mereka tidak rusak, Levi Strauss akhirnya memperkenalkan saku kecil ini untuk menyimpan jam tangan,” ia menjelaskan.

Pada waktu itu, jam tangan masih belum ada dan hanya jam gantung saja. Dan para buruh ini pun menaruh jam gantungnya di kantong celana kecil tersebut supaya tidak menjadi kotor. Kantong ini di buat sekecil itu supaya jam tangan itu tidak jatuh dari kantong tersebut.

Sekarang setelah celana jeans tersebut di pakai sehari-hari, kantong celana yang kecil tersebut masih saja tetap ada di celana jeans kita. Kantong kecil ini awalnya bernama kantong jam.

Dan kesimpulannya ialah terciptanya kantong kecil ini karena memiliki manfaat pada zamannya, yang menyatakan bahwa pada awal pembuatannya dikhususkan untuk para penambang emas. Dan setelah itu dimanfaatkan sebagai penyimpanan jam tangan koboi dengan Strauss memasang empat saku celana, dua di depan dan dua di belakang.

Dan seperti penjelasan diatas yang menyatakan bahwa para penambang merasa sedikit kesulitan mengantongi emas dalam ukuran kecil. Nah, hal inilah yang mendorong terciptanya kantong kecil pada celana jeans.

Top 5 Merk Celana Jeans Terkenal

Jeans adalah salah satu fashion item yang nggak akan pernah mati, setuju dong? Selain terlihat keren, simple dan fleksibel digunakan di segala momen, nyatanya celana ini bisa membuat pemakainya terlihat lebih muda dan modis. Selain nyaman dan sangat fleksibel untuk digunakan di beberapa aktivitas, celana jeans juga bisa dibilang cukup sedap dipandang ketika dipakai.

Dan tahukah anda kunci utama untuk tampil keren dengan celana jeans ialah pemilihan ukuran celana yang pas sehingga terlihat seperti celana tersebut benar-benar dipesan khusus untuk pemakainya. Dan berikut merk yang bisa menjadi referensi bagi Anda untuk mendapatkan celana jeans dengan kualitas terbaik.

1. Levi’s

Merk celana jeans yang satu ini muncul kali pertama pada tahun 1853 yang dibawa oleh imigran asal Jerman keturunan Yahudi yaitu Levi Strauss. Dari nama penemu itulah, muncul merk dagang Levi’s. Levi’s adalah merk celana jeans yang tidak lekang oleh zaman dan tersedia untuk berbagai macam usia.

Di seluruh negara, brand denim Levi’s selalu dicari oleh pecintanya dan tidak pernah surut pamornya meski telah banyak brand denim lain yang kualitasnya pun tidak bisa disepelekan.

Karena popularitas brand ini, hingga saat ini cukup banyak pihak yang mencoba mengimitasi produk jeans Levi’s. Jika Anda tetap ingin mendapatkan produk yang asli, maka Anda harus senantiasa selektif dalam memilih celana jeans merk Levis yang original.

2. Diesel

Kalau yang ini brand denim Eropa punya, tepatnya Italia. Meski tidak dari US, tapi Diesel berhasil masuk jajaran top jeans terlaris untuk laki-laki. Diesel didirikan oleh Renzo Rosso pada tahun 1978. Dalam perjalalannya, Renzo Rosso selalu mengatakan dia memasarkan gaya Amerika, kreatifitas ala Italia dan system model Jerman.

3. Guess

Selain Levi’s, Guess adalah merk celana jeans yang paling terkenal di Indonesia. Saking terkenalnya, Anda bisa menemukan celana jeans Levi’s dan Guess dupe alias KW-an. Tapi, tentunya kalau Anda ingin barang yang berkualitas dan yang awet, pastinya anda lebih memilih original dong.

Guess sudah berdiri sejak tahun 1981 di California. Di Indonesia sendiri sepertinya lebih banyak perempuan yang menggunakan merk jeans ini, padahal Guess juga mengeluarkan jeans buat pria, loh.

4. Wrangler

Merk ini identik dengan masculinitas dan banyak dipakai oleh para lelaki. Ada sematan huruf W diatas saku bagian belakang. Dengan celana jeans Wrangler Anda akan tampil lebih macho dan percaya diri.

Merk ini berada dibawah kendali VF corporation yang juga merupakan owner dari celana jeans, Lee, JanSport dan juga The North Face. Wrangler lahir di Greensboro, North Carolina, US yang saat ini produksinya telah dilakukann di berbagai negara di belahan dunia.

5. For All Mankind

Dari namanya sudah jelas, untuk semua manusia. Dari anak kecil sampe oran tua. Untuk pria juga wanita. Meski target pasar untuk semua kalangan, For All Mankind jeans masuk pada jajaran jeans terbaik yang paling laris dan disukai para lelaki diseluruh dunia.

For All Mankind jeans untuk pria mulai di produksi tahun 2002, kini sudah masuk di lebih dari 80 negara, termasuk ke Jepang dan Eropa.

Dengan menggunakan celana jeans kita bisa memadukan berbagai jenis model kombinasi pakaian, dengan tampilan sedikit formal sampai dengan tampilan yang sangat kasual, anda bisa menggunakan jeans sebagai bawahanya. Karena itu celana jeans merupakan fashion item yang paling wajib di miliki.

Sebagian besar jeans biasanya memiliki kandungan bahan lycra atau bahan elastis sekitar 2 persen. Hal ini bertujuan untuk memberikan peregangan atau kelenturan. Untuk jeans yang biasa dipakai sehari-hari, periksalah label yang bertuliskan campuran bahan yang meliputi linen atau bahan elastis lain seperti spandex.

Bahan tersebut akan membuat jeans kamu lebih nyaman dipakai. Dan untuk itu demikianlah pembahasan mengenai celana jeans. Semoga artikel pada hari ini memberi informasi yang bermanfaat bagi pembaca dan sampai jumpa diartikel selanjutnya.