Masih banyak orang yang tidak familiar jika mendengar nama Nikola Tesla. Selama ini namanya tidak pernah tercantum sebagai seorang ilmuan yang berpengaruh dalam kehidupan kita saat ini. Nikola Tesla adalah seorang ilmuwan penemu populer selain Thomas Alva Edison. Bila Edison terkenal dengan generator arus searah, Tesla adalah penemu generator arus bolak-balik.

Nikola Tesla seorang fisikawan, penemu dan teknisi bidang mekanika maupun listrik Amerika serikat, dilahirkan pada tanggal 10 Juli 1956 dan memegang sekitar tiga ratus hak paten atas penemuan-penemuan yang berhubungan dengan listrik seperti lampu pijar dan dinamo. Mantan asisten Thomas Alva Edison ini lebih terkenal dengan penemuannya atas jenis listrik AC, atau Alternating Current disaat atasannya tersebut lebih memfokuskan diri pada DC atau Direct Current.

Ilmuwan berdarah Serbia itu juga menemukan teknologi radio dan transfer energi nirkabel. Seperti halnya seorang pesulap, Tesla suka mempertunjukkan penemuannya secara demonstratif. Nikola Tesla gemar menjadikan tubuhnya sebagai konduktor, atau juga mematikan saklar listrik berukuran besar di bawah guyuran hujan percikan api. Namun, tak semua inovasinya bisa menjadi penemuan yang dikenal banyak orang.

Penemuan-penemuannya sungguh revolusioner dan terlampau maju, bukan hanya untuk kehidupan masyarakat di zamannya saja, namun juga untuk era modern sekalipun seperti sekarang ini. Sayang, akibat tidak mendapat dukungan dari pemerintah dan para penyandang dana karena dinilai dapat mengganggu denyut industri dan keamanan negara, banyak penemuannya yang terbengkalai dan lahir prematur. Lalu bagaimana dengan pernyataan yang mengatakan bahwa rancangannya lenyap ketika ia wafat.

Dimanakah Rancangan Tesla Death Ray Berada?

Banyak versi yang berbeda-beda mengatakan bahwa rancangan Tesla ada pada suatu negara dan ada yang mengatakan bahwa rancangan ini sudah lenyap, lenyapnya rancangan ini bersamaan dengan kepergian Tesla. Namun dari banyaknya sumber yang mengatakan bahwa rancangannya berada disuatu tempat tak membuktikan bahwa itu nyata. Karena bila itu bener-benar nyata, maka sudah sejak lama rancangan Tesla tersebut diwujudkan sebagai bentuk kekuatan dari suatu negara.

Pada tahun 1938, Tesla mengatakan bahwa ia mampu membuat senjata pemusnah masal yang mampu memusnahkan apapun dalam hitungan detik. Inilah awal dari sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh ilmuwan eksentrik itu pada tahun 1938. Kepada reporter, Tesla mengumumkan kalau ia dapat membuat sebuah senjata maha dashyat sehingga siapapun yang memilikinya akan memiliki kemenangan luar biasa di dalam setiap peperangan.

Senjata yang dimaksud Tesla itu kemudian dikenal dengan nama Tesla Death Ray, atau Sinar Kematian Tesla. Sehingga akan membuat siapapun berpikir sejuta kali untuk ber perang.

Menurutnya, senjata ini akan mengirimkan pancaran partikel-partikel yang terkonsentrasi lewat udara yang akan terbang dengan kecepatan hampir menyamai kecepatan cahaya. Energinya begitu besar hingga dapat melumpuhkan 10.000 pesawat musuh dari jarak 250 mil dan mampu membunuh jutaan tentara musuh di tempat.

Ia mengatakan bahwa rancangan lengkap Tesla Death Ray telah di buat dan di simpan. Senjata pemusnah masal ini ia rancang untuk mencegah perang. Dalam dokumen peninggalan Tesla ditemukan surat yang berisi kalimat-kalimat sbb :

Selama bertahun-tahun, aku mencoba untuk mencari solusi dari masalah terberat umat manusia, yaitu bagaimana menjaga perdamaian dunia.”

Dan jika proyek ini disetujui, maka ia akan membangun menara-menara pembangkit listrik yang berfungsi sebagai senjata tersebut di wilayah-wilayah perbatasan. Menurut Tesla, jika pemerintah Amerika memutuskan untuk menerima penawarannya, maka ia akan segera mulai bekerja. Namun ia menuntut satu syarat.

Ia ingin pemerintah sepenuhnya percaya kepadanya dan menolak adanya intervensi dari “ahli” lainnya. Ia juga mengatakan kalau rancangan lengkap senjata ini telah dibuat dan disimpan di dalam arsipnya.

Kedengarannya, Tesla seperti sedang berfantasi. Namun sebenarnya tidak demikian. Pancaran partikel (particle beam) sebenarnya bukan hal yang aneh dalam dunia sains. Kita biasa menggunakan metode ini dalam kehidupan modern ini.

Pancaran partikel sebenarnya hanya sebuah pancaran cahaya yang terdiri dari berbagai gelombang elektromagnetik. Salah satu contoh penggunaannya adalah alat operasi sinar laser yang digunakan untuk mengoperasi otak.

Namun pancaran partikel yang dibicarakan oleh Tesla tentu saja memiliki level yang berbeda dibanding dengan sebuah alat operasi. Jika senjata pemusnah massal ini benar-benar bisa direalisasikan, mengapa Tesla sampai berniat menciptakannya? Tesla ternyata memiliki cara pandang yang berbeda mengenai senjata ini.

Mengenai Tesla Death Ray, ia mengatakan:

Penemuan ini akan membuat perang menjadi tidak mungkin. Sinar kematian itu akan mengelilingi perbatasan setiap negara seperti tembok Cina yang tidak terlihat, hanya saja, “tembok” ini jutaan kali lebih sulit ditembus. Ini akan membuat setiap negara tidak dapat ditembus oleh pesawat musuh atau tentara darat yang menyerbu masuk.

Dengan kata lain, menurut Tesla, untuk mencegah perang kita harus mempersenjatai diri dengan sangat hebat sehingga negara lain akan mengurungkan niatnya untuk menyerang.

Namun, walaupun perang besar sudah diambang pintu, sepertinya pemerintah Amerika tidak berniat untuk merealisasikan ide Tesla. Beberapa usaha Tesla untuk menawarkan idenya ke beberapa negara lain juga diabaikan. Ketertarikan terhadap idenya runtuh dan mulai dilupakan.

Namun, ketika Tesla meninggal dunia, ingatan akan Tesla Death Ray kembali naik ke permukaan. Ini dikarenakan munculnya sebuah misteri yang cukup membingungkan.

Terdapat Konspirasi Hilangnya Dokumen Tesla Death Ray

Ide Tesla Death Ray adalah pedang bermata dua. Buat orang-orang ataupun Negara-negara yang haus akan kekuasaan bisa saja di salah gunakan. Namun anehnya tidak ada negara yang mau menggubris ide Tesla ini. Bahkan Amerika Serikat yang saat itu sudah ada di depan pintu PD II pun menolak ide Tesla. Ketertarikan terhadap ide Tesla ini baru ada ketika Tesla sudah meninggal (86 Tahun). Tepatnya pada tanggal 7 Januari 1943.

Tidak lama Tesla meninggal agen Alien Property Custodian departemen kehakiman AS, segera menyita seluruh dokumen Tesla. Namun dari seluruh dokumen yang di sita itu tidak ditemukan dokumen Tesla Death Ray. Dari sini AS, Jerman dan Rusia berlomba mencari dokumen tersebut, namun hingga kini Dokumen itu tak kunjung di temukan. Wah… bener-bener misterius ya guys.

Jadi sudah dapat dipahami kan, mengapa ia dikatakan sebagai ilmuan yang begitu berambisi. Yah…Tesla dijiluki sebagai ilmuan “Gila”. Hal ini dikarenakan penemuan-penemuannya yang luar biasa. Tesla juga dikaitkan dengan peristiwa Tunguska 1908.

Ledakan yang di beritakan sebagai dampak dari spekulasi jatuhnya meteor, juga di spekulasikan sebagai akibat dari percobaan Tesla ketika ia coba mentransmisikan energi listrik dengan menggunakan Wardenclyffe Tower yang ia bangun dengan menggunakan dana JP Morgan. Nah, dibawah ini bisa anda lihat terdapat beberapa penemuan hebat yang dibangun Tesla.

Penemuan Terhebat Nikola Tesla

Banyak dari kita yang tak mengenalinya, bahkan sama sekali tak tahu tentang Tesla sebagai ilmuan yang banyak membantu dunia. Selayaknya Albert Einstein atau Tomas Alfa Edison. Tesla juga merupakan seorang ilmuan yang penemuannya dapat digunakan oleh dunia. Dan perlu untuk anda ketahui bahwa orang ini telah memiliki 300 hak paten atas namanya. Dia dianggap sebagai penemu terpenting dalam sejarah.

Sosok ini juga dikenal dengan sebagai seorang ilmuwan gila karena pemikiran anehnya tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan karena pikirannya yang gila itu, pada akhirnya dia diasingkan. Ya, pria ini adalah Nikola Tesla.

Tesla adalah seorang penemu yang mampu menyaingi penemu-penemu dan ilmuwan-ilmuwan lain dalam sejarah atau budaya populer selama ini. Oleh karena hanya kepribadian eksentriknya yang terlihat ganjil dan klaim-klaim anehnya tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, seorang yang secemerlang Tesla pun pada akhirnya diasingkan, serta dicap sebagai ilmuwan gila.

Akhirnya, sebagian besar orang di dunia, lebih mengenal Thomas Alfa Edison, daripada dirinya. Tesla merupakan orang yang genius. Dia mampu memvisualisasikan pikirannya dengan detail, tanpa bantuan suatu blueprint dan perhitungan sedikitpun. Tesla belajar Teknik di Universitas Graz, Austria dan Universitas Prague.

Sama sekali tak bisa dibantah kalau Tesla sudah menyumbangkan begitu banyak kemajuan bagi dunia. Tanpanya, peradaban dunia mungkin takkan pernah sehebat hari ini. Berkat temuan-temuan fundamentalnya, kita bisa merasakan kenyamanan hidup yang luar biasa. Masih soal penemuan, setidaknya ada lima karya Tesla yang wajib untuk kita ketahui, berikut ulasannya:

1. Koil Tesla

Penemuan tesla pada thahun 1895 dengan konsep bumi adalah magnet yang dapat menghasilkan listrik ( elektromagnetik ) dan memanfaatkan frekuensi sebagai pemancar, hal ini tentu sangat di sukai oleh industri besar. Karena dengan ini yang diperlukan pada akhirnya hanya penerima frekuensi seperti radio.

Koil Tesla ini adalah penemuan tesla yang paling terkenal. Prinsip kerja Koil Tesla ini adalah sebagai osilator harmonik daya tinggi yang ditujukan untuk transmisi nirkabel energi listrik.

Dalam Otobiografinya Tesla mengatakan “Saya merasa bahwa dari semua penemuan saya, Pemancar Transmitter akan menjadi paling penting dan berharga untuk generasi mendatang” dibutuhkan output 120 VAC ke beberapa kilovolt transformator dan rangkaian driver dan kemudian di alirkan ke tegangan yang sangat tinggi. Uniknya Tesla coil ini menciptakan medan listrik yang sangat kuat.

2. Radio

Kalau penemuannya yang satu ini sempat membuat banyak masyarakat keliru. Mungkin orang-orang menganggap kalau perangkat radio ditemukan oleh Guglielmo Marconi dan mendapatkan hak paten pada tahun 1904. Akan tetapi sembilan tahun sebelum itu, tepatnya pada 1895, Tesla berhasil mengirimkan sinyal radio dengan jangkauan mencapai 50 mil.

Penemuannya ini dia selesaikan pada tahun 1897. Pemberian hak paten terhadap siapa yang menemukan radio memang pernah menjadi kontroversi. Meskipun penemuan Tesla lebih dulu diterima pihak paten AS, namun kantor paten AS menyatakan kalau radio merupakan penemuan Marconi.

Hal tersebut berlangsung selama 39 tahun kemudian, sebelum pemerinta USA menyatakan bahwa Nikola Tesla merupakan orang yang pertama kali menemukan radio, yakni pada 1943, empat bulan setelah Tesla wafat.

3. Wardenclyffe Tower

Berkat bantuan pendanaan dari JP Morgan, Tesla kemudian merancang dan membangun Menara Wardenclyffe, stasiun transmisi daya nirkabel raksasa, di New York sekitar tahun 1901-1902. Morgan berharap menara ini dapat menyediakan sarana komunikasi nirkabel di seluruh dunia. Akan tetapi, Tesla punya rencana lain.

Tesla ingin agar menara ini dapat mengirimkan pesan, sambungan telepon dan bahkan cetakan faksimil di penjuru Atlantik ke negara Inggris maupun ke kapal-kapal yang tengah berlayar di samudera.

Bukan hanya itu, apabila proyek ini berhasil, ia yakin kalau semua orang dapat menikmati tenaga listrik dari menara ini yang disalurkan lewat tanah, tanpa sambungan kabel. Metodenya sendiri adalah dengan menghimpun energi panas dari dalam bumi dan udara sekitar yang kemudian diubah menjadi energi listrik.

Sayang, dengan adanya listrik gratis berarti tak ada keuntungan bisnis. Dan sistem ini dapat sangat membahayakan kepentingan tokoh-tokoh elit dunia karena dapat secara drastis mengubah industri energi. Atas dasar inilah, JP Morgan menolak untuk membiayai proyek lanjutan ini. Proyek ini terbengkalai pada tahun 1906 dan tak pernah dilanjutkan.

4. The Flying Saucer

Pada tahun 1911, Tesla mengajukan paten yang bukan hanya mencengangkan publik saat itu, bahkan untuk masyarakat di era modern saat ini. Dalam proposal itu, terdapat sebuah rancangan pesawat yang bentuknya janggal. Pesawat itu ia namakan The Flying Saucer❠atau piringan terbang.

Metode yang digunakan dalam rancangan tersebut sesuai dengan deskripsi saksi mata yang mengaku melihat UFO. Ketika sedang mendarat, tak ada yang menduga bahwa itu adalah pesawat. Namun, ketika benda ini mengudara, orang akan mengira bahwa pesawat ini adalah milik makhluk ekstra terrestrial.

Tesla mengklaim bahwa pesawat ini dapat bermanuver di udara dengan mudah sesuai keinginan kita. Terlepas dari kondisi cuaca, benda ini aman diterbangkan. Pesawat ini juga dapat melayang di udara tanpa sedikit pun bergerak dalam waktu yang lama.

Piring terbang Tesla ditenagai oleh sistem bebas energi yang sebelumnya telah ditemukan Tesla. Padahal, pada saat itu industri penerbangan dan kendaraan bermotor masih sangat bergantung pada pasokan minyak bumi dan gas. Lagi-lagi, penemuannya yang satu ini bernasib serupa dengan menara pemancar daya nirkabelnya, tak mendapat dukungan pendanaan.

5. Teleautomaton (Remot Control)

Pada 1898, Tesla mendemonstrasikan sebuah temuannya di hadapan orang-orang di Madison Square Garden. Pada demonstrasinya tersebut ia menampilkan sebuah perahu yang berada di aquarium besar bergerak-gerak. Pada saat itu Tesla mengatakan kalau perahu itu dia gerakkan melalui pikirannya, membuat orang-orang takjub akan apa yang dilakukannya.

Padahal, perahu tersebut dia gerakkan melalui sinyal radio dengan menggunakan remot kontrol dari kayu.Keberhasilan Tesla dalam mengembangkan sinyal radio menjadi penggerak benda tersebut merupakan dasar dari robotik dan remot kontrol. Penemuan tersebut terus berkembang, hingga saat ini kita mengenal drone dan berbagai macam peralatan yang menggunakan remot kontrol.

6. Motor Listrik

Tesla merupakan orang pertama yang menemukan peralatan mesin tanpa menggunakan minyak bumi. Pemikiran Tesla ini bermula dari keresahannya ketergantungan manusia terhadap minyak bumi, hingga dirinya kemudian menemukan cara dengan memusatkan kekuatan berputar pada medan magnet. Penemuan Tesla ini memang harus menyerah pada krisis ekonomi yang melanda dunia pada tahun 1930, juga karena perang dunia.

Namun temuan Tesla tersebut merupakan cikal bakal dari penemuan-penemuan besar lainnya terkait motor listrik. General Motor, sebuah perusahaan mobil, adalah perusaan yang telah memopulerkan penemuan Tesla dalam bidang motor listrik. Berkat penemuan Tesla tersebut, kini kita bisa menikmati alat-alat listrik, peralatan mesin dan jam tangan listrik.

Luar biasa banget ya guys penemuan Tesla, namun sangat disayangkan akibat kekurangan dana rancangan Tesla lagi-lagi terhambat dan putus ditengah jalan (gagal). Dan pastinya tak dapat dipungkiri kalau Tesla merupakan salah satu dari banyaknya seorang ilmuwan dan bisa dikatakan paling jenius yang hidup pada akhir abad 19 dan awal abad 20.

Semua peralatan modern saat ini berasal dari jerih payah dan pemikirannya. Hal yang sangat disayangkan adalah bahwa nama Nikola Tesla tenggelam hanya karena banyak idenya yang dianggap gila, namun segala penemuannya tersebut ternyata diadopsi oleh penemu-penemu selanjutnya. Untuk itu demikianlah penjelasan pada hari ini, sampai ketemu di artikel selanjutnya.