Kapan anda terakhir kali minum teh? Tadi pagi atau kemarin? Berbahagialah untuk anda yang selalu minum setidaknya secangkir teh setiap hari. Pasalnya, ada banyak manfaat dari setiap kali anda minum teh yang mungkin belum pernah anda ketahui sebelumnya.

Minuman kedua yang banyak di konsumsi di dunia setelah air putih ini tidak hanya dapat membantu untuk melepaskan anda dari rasa dahaga, tetapi juga bisa memberikan berbagai manfaat yang sangat baik untuk kesehatan anda.

Terutama untuk anda yang secara rutin meminum atau mengkonsumsi teh hijau setiap pagi, sebelum melakuan aktivitas. Tahukah anda kenapa teh ini sangat baik jika diminum secara teratur? Karena selain untuk kecantikan, teh hijau juga dapat menghilangkan penyakit BPH.

Tahukah anda penyakit apa itu?

Istilah yang dalam dunia medisnya disebut dengan Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau yang lebih dikenal sebagai pembesaran prostat, belakangan ini sangat mempengaruhi jutaan pria yang ada di Amerika.

Diperkirakan sekitar 50 persen pria yang berusia antara 51-60 tahun diketahui memiliki atau mengalami masalah BPH dan seiring bertambahnya usia pria, jumlahnya akan semakin meningkat, dengan perkiraan 90 persen pria berusia di atas 80 tahun hidup dengan BPH.

Menurut data yang dikeluarkan oleh WHO, kanker prostat adalah kasus kanker paling umum yang berada di urutan kedua yang paling banyak meyerang pria. Diperkirakan sekitar 1,1 juta pria di seluruh dunia didiagnosis menderita kanker prostat dan terdapat 307 ribu kasus kematian yang disebabkan oleh penyakit ini pada tahun 2012.

Di Indonesia sendiri, kanker prostat menempati urutan ke-5 sebagai jenis kanker terbanyak yang menyerang masyarakat, dengan jumlah penderita sebesar 971 orang pada tahun 2011. Pria usia 70 hingga 79 tahun merupakan kelompok terbanyak yang menderita penyakit ini.

Apa kaitan antara penyakit ini dengan teh hijau?

Di atas telah disebutkan bahwa teh hijau memiliki kandungan yang sangat baik untuk kesehatan. Beberapa studi menunjukkan bahwa teh hijau dapat melindungi, mencegah dan membantu pengobatan terhadap beberapa jenis kanker, termasuk kanker prostat.

Beberapa uji klinis telah dirancang untuk mempelajari kebenaran tentang teh hijau yang dipercaya berguna dalam mengobati kanker prostat pada tahap awal. Teh hijau ini sebenarnya telah dikonsumsi di Asia sejak zaman kuno. Banyak manfaat kesehatan yang telah dipelajari atau yang didapatkan dari dalam teh hijau ini.

Salah satu kandungan yang sangat baik untuk kesehatan yang bisa ditemukan di dalam teh hijau adalah senyawa yang dikenal sebagai polifenol.

Polifenol ini adalah senyawa kimia yang ditemukan dalam kategori yang disebut phytochemical, yang terjadi secara alami pada tumbuhan. Menurut beberapa penelitian, senyawa ini bertindak sebagai antiokasidan yang baik untuk tubuh.

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa prostat memiliki kemampuan menyerap polifenol jauh lebih cepat daripada jaringan lain yang terdapat di dalam tubuh. Ini berarti, ketika seseorang mengalami masalah prostat, maka mereka harus diberikan polifenol. Dan ternyata cara tersebut memang digunakan dalam manajemen BPH.

Pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan tentang kebenaran dari teh hijau tersebut. Apakah benar jika setiap pagi kita rutin minum teh hijau dapat menyembuhkan yang namanya penyakit pembesaran prostat? Banyak dari anda yang mungkin sedang mencari tahu hal ini.

Nah, daripada anda hanya menerka-nerka tanpa tahu jawabannya, bagaimana kalau anda langsung saja simak ulasan di bawah ini.

Kenapa Harus Teh Hijau?

Saat ini kepopuleran teh hijau berhasil mengalahkan jenis-jenis teh lainnya. Mengapa? Mungkin karena sekarang banyak masyarakat yang telah menyadari manfaat yang bisa mereka dapatkan dari teh tersebut.

Di Jepang, teh hijau (ryokucha) adalah teh yang sangat sering dikonsumsi sehingga bila disebut teh (ocha) kemungkinan besar yang dimaksud adalah teh hijau.

Ini adalah jenis teh yang juga tidak mengalami proses fermentasi akan tetapi mengalami proses pengeringan dan penguapan daun yang sedikit lebih lama dibandingkan teh lainnya.

Semua jenis teh mengandung katekin, akan tetapi saat ini teh hijau lebih populer karena kandungan katekinnya lebih tinggi dibandingkan dengan teh hitam. Sehingga teh hijau lebih dikenal sebagai jenis teh yang dapat mencegah pertumbuhan penyakit kanker.

Beberapa orang, terutama kaum wanita percaya bahwa teh ini bisa membantu untuk menurunkan berat badan. Selain berkhasiat, karena berasal dari alam, teh ini dianggap cukup aman untuk dikonsumsi. Itulah sebabnya mengapa saat ini banyak yang mulai beralih mengkonsumsi teh hijau.

Setelah teh hitam, teh hijau merupakan salah satu jenis teh yang paling banyak dikonsumsi. Rasa teh hijau sendiri tidak jauh berbeda dengan teh hitam yang mungkin saat ini sering anda konsumsi.

Namun ternyata harga untuk teh hijau ini sedikit lebih mahal dibanding semua jenis teh yang biasa kita konsumsi. Hal ini dikarenakan teh hijau memiliki kandungan tinggi antoksidan serta rendah kafein.

Antioksidan sendiri merupakan senyawa yang dapat membantu menyehatkan tubuh kita, seperti mengencangkan kulit dan menghindarkannya dari tanda-tanda penuaan dini.

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa rutin mengkonsumsi teh hijau dapat menurunkan resiko penyakit jantung, menyehatkan psikis karena efek teh sendiri dapat digunakan untuk menenangkan. Selain polifenol, teh hijau juga mengandung flavonoid dan fitokimia yang memiliki sifat antikarsinogenik dan antioksidatif.

Maka dari itu, untuk anda yang saat ini sedang menderita pembesaran prostat (BPH), ada baiknya mulai sekarang anda rajin-rajinlah untuk mengkonsumsi teh hijau. Dan anda yang tidak mau terkena penyakit ini, mulai lah untuk mencoba mengkonsumsinya.

Seseorang yang mengalami pembesaran pada kelenjar prostat, biasanya juga akan mengalami gangguan pada kemampuan pria untuk buang air kecil dengan baik. Ini terjadi karena penyempitan uretra yang memberi tekanan pada kandung kemih, yang menyebabkan komplikasi, seperti urgensi, kebocoran, ketidakmampuan untuk buang air kecil dan aliran urin yang lemah.

Jenis Teh Lain Yang Dapat Mencegah Kanker Prostat

Jika anda tidak menyukai green tea atau teh hijau dan tidak menjadikannya sebagai minuman anda, maka anda bisa memilih opsi lain. Ingatlah bahwa mengurangi asupan kafein sangat direkomendasikan untuk anda yang menderita BPH, karena dapat menyebabkan anda buang air kecil yang lebih banyak.

Dengan kata lain, anda harus memilih teh yang secara alami bebas dari kandungan kafein. Usahakan lah untuk menghindari kafein jika anda tidak ingin sakit anda bertambah parah.

Ada beberapa jenis teh lain selain teh hijau yang bisa anda jadikan sebagai alternatif pilihan untuk mengobati BPH yang anda alami, yaitu :

  • Teh Biji Semangka

Selain teh hijau, kandungan antioksidan tinggi juga terdapat di dalam biji semangka yang diketahui dapat membuang racun dari dalam kandung kemih dan membantu untuk mengatasi masalah prostatitis.

Kebiasaan orang-orang ketika memakan buah berwatna merah segar ini adalah membuang bijinya. Ini mereka lakukan karena mereka belum mengetahui banyaknya manfaat yang bisa didapatkan dari biji kecil berwarna coklat tersebut. Tapi tahukah anda kalau biji tersebut sebenarnya memiliki khasiat penyembuhan yang luar biasa?

Untuk mendapatkan khasiat dari biji tersebut, anda terleih dahulu harus mengolahnya menjadi teh biji semangka, kemudian meminumnya.

Anda bisa merebus biji semangka dan meminum airnya ataupun memakan langsung bijinya sebagai pengobatan. Untuk membuat teh dari biji semangka tersebut, anda dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Siapkan 20-30 biji semangka.
  2. Giling biji semangka lalu anda rebus dalam 2 liter air selama 15 menit.
  3. Konsumsilah minuman ini selama dua hari, kemudian beri jeda pada hari ketiga.
  4. Selanjutnya coba anda lakukan rutin selama beberapa minggu dan lihat hasilnya.
  • Matcha

Matcha berasal dari tanaman yang sama dengan teh hijau, namun karena matcha terbuat dari seluruh daun, maka jumlah antioksidan dan kandungan nutrisinya jauh lebih banyak dibanding dengan teh hijau biasa.

Studi telah membuktikan berbagai kegunaan matcha bagi kesehatan selain pembesaran prostat, seperti misalnya mengurangi berat badan, serta mengurangi resiko penyakit jantung. Untuk membuatnya pun cukup gampang, berikut ini adalah beberapa petunjuk dasar untuk membuat teh matcha:

  1. Taruh 2 sendok bubuk matcha ke dalam mangkuk.
  2. Tuangkan 1/2 cangkir air panas ke dalam mangkuk dan aduk sampai teh berbusa.
  3. Tuangkan sisa air panas tadi ke dalam mangkuk dan aduk.
  4. Secara tradisional, teh ini biasanya disajikan dengan sedikit manis.
  • Teh Daun Jelatang

Istilah jelatang mungkin masih asing di telinga anda. Namun, sebelum adanya pengobatan moderen seperti sekarang ini, orang-orang dulu sering memanfaatkan daun jelatang sebagai bahan pengobatan alami. Daun jelatang bisa anda temui di berbagai daerah di Asia, tak terkecuali Indonesia.

Daunnya kecil dan sangat beracun. Bila kulit anda menyentuh permukaan daunnya, anda akan mengalami keracunan yang ditandai dengan kulit gatal, perih, kemerahan dan bengkak. Namun jangan khawatir karena jika tanaman ini sudah dimasak atau direndam dalam air, maka zat racun yang dimiliki tanaman ini pun akan menghilang.

Selain baik untuk pengobatan prostat, jika anda rutin mengonsumsi daun jelatang bisa mendatangkan berbagai manfaat bagi kesehatan anda, diantaranya sebagai berikut:

  1. Mengatasi rematik dan osteoartritis
  2. Anti alergi
  3. Menghentikan perdarahan
  4. Melawan eksim
  5. Mendorong produksi ASI
  • Teh Pygeum

Buah ini disebut juga plum Afrika. Mengkonsumsi pygeum dapat membantu mengatasi gejala-gejala pembesaran prostat seperti sering buang air kecil. Untuk mempermudah, anda dapat menambahkan ekstrak buah ini pada teh, atau cukup mengkonsumsinya dalam bentuk suplemen.

Pygeum sendiri telah banyak digunakan untuk memperbaiki gejala hipertrofi prostat jinak dan juga dapat memperbaiki fungsi seksual. Di Perancis, ekstrak Pygeum africanum (PAE) telah menjadi pengobatan utama untuk pembesaran prostat. Sebaliknya, operasi adalah pilihan utama di negara-negara Barat lainnya.

Ada beberapa jenis obat lainnya yang juga dapat digunakan untuk mengurangi gejala hipertrofi prostat jinak seperti antikolinergik, relaksan otot, antagonis kalsium, penghambat prostaglandin, agonis beta, antidepresan trisiklik dan penghambat alfa.

  • Daun Sirsak

Daun sirsak memang sangat banyak sekali manfaatnya, terutama untuk kesehatan tubuh manusia. Manfaat yang tidak terduga dari tanaman ini adalah dapat mengobati beberapa penyakit berbahaya,termasuk BPH.

Di Indonesia sendiri, daun sirsak sudah dikenal bahkan sangat populer sekali terutama semenjak penelitian mulai membuktikan bahwa ia dapat memerangi penyakit super berbahaya seperti kanker.

Daun ini dapat menghambat sel kanker dan menyembuhkan kanker lebih cepat, serta lebih efektif daripada kemoterapi yang menghasilkan beberapa efek samping dan juga menghabiskan biaya yang sangat mahal.

Bahkan, penelitian telah membuktikan bahwa sirsak memiliki bahan aktif yang 10.000 kali lebih kuat dari kemoterapi dalam melawan sel-sel kanker.

Operasi Sebagai Jalan Pengobatan BPH

Untuk keluhan parah yang dialami akibat pembesaran prostat ini, seseorang harus segera ditangani dengan jalan operasi. Setelah operasi berhasil dilakukan, penderita dianjurkan untuk melakukan perawatan lanjutan yang tujuannnya agar penderita tersebut tidak mengalami keluhan baru pada prostatnya,

Kondisi yang paling dikhawatirkan akan terjadi pasca operasi jika tidak diberikan perawatan khusus kepada si penderita adalah terjadinya pendarahan, infeksi baru atau lebih parah lagi pasien mengalami dampak operasi prostat yang mengerikan yaitu impotensi.

Untuk membatu menurunkan resiko komplikasi pasca operasi tersebut, anda dapat mengambil beberapa langkah di bawah ini :

  • Merubah Gaya Hidup

Gaya hidup buruk yang dilakukan selama bertahun-tahun adalah salah satu penyebab munculnya kelainan dan penyakit pada kelenjar prostat.

Untuk kondisi prostat yang lebih baik pasca operasi, hendaknya pasien merubah gaya hidupnya, seperti misalnya membiasakan diri untuk tidak melakukan aktivitas berat yang berlebihan tanpa peregangan otot, membiasakan diri untuk istirahat yang cukup, minum air putih sesering mungkin, menghindari alkohol dan tidak merokok.

  • Menjaga Pola Makan

Sebenarnya pembengkakan pada prostat adalah awal dari masalah kelainan kelenjar prostat yang biasanya muncul karena diakibatkan pola makan yang buruk. Ini telah terbukti menjadi salah satu penyebab prostat bermasalah.

Untuk menjaga agar kondisi serta fungsi prostat tetap baik pasca operasi, hendaknya pasien mengubah pola makannya menjadi lebih baik misalnya rutin makan buah-buahan dan sayuran segar.

  • Kontrol Secara Rutin

Setelah operasi pengangkatan kelenjar prostat, penderita tetap harus melakukan rawat jalan atau kontrol secara rutin dan harus tetap berada dalam pengawasan dokter yang menangani masalah anda, dengan tujuan agar proses penyembuhan benar- benar dilakukan secara maksimal. Biasanya dokter akan memberikan resep obat tertentu yang berkaitan dengan kondisi prostat pasca operasi.

  • Hindari Infeksi Bakteri

Perawatan pasca operasi prostat yang paling penting adalah pasien harus memperhatikan kebersihan fisik, termasuk bagian organ kemaluannya, misalnya memakai pakaian dalam yang selalu dalam keadaan bersih. Anda harus tahu kalau kondisi pakaian dalam yang kotor dapat menyebabkan kulit gatal, luka lalu muncul gejala infeksi.

  • Hindari Aktivitas Seks

Setelah pasca operasi, dokter akan melarang pasien untuk melakukan aktifitas yang berhubungan dengan seksual selama kurang lebih satu bulan sebagai bentuk perawatan usai melakukan operasi.

Hal ini diberlakukan dengan maksud untuk mencegah terjadinya tekanan di daerah sekitar prostat yang dapat menyebabkan penyempitan uretra dan kondisi inkontinensia, yaitu sebuah kondisi dimana pasien mengalami ketidakmampuan menahan debit air kencing, sehingga sering terjadi kebocoran air seni atau kencing di celana sebelum pasien mampu mencapai toilet.

Perawatan Tambahan Untuk Pasien BPH

Ketika prostat yang membesar mulai mempengaruhi kualitas hidup para pria, orang tersebut kemungkinan akan beralih ke dokternya untuk menerima atau mendapatkan bantuan.

Sebenarnya ada banyak obat di pasaran yang bisa kita temukan untuk mengobati BPH. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mencari tahu jenis obat yang sesuai untuk anda konsumsi. Ingatlah bahwa ini harus didasarkan pada resep dokter. Jangan membelinya di luar dari itu, karena bisa mengakibatkan masalah kesehatan yang serius untuk anda.

Yayasan Kanker Prostat menunjukkan bahwa kebanyakan pria yang mengalami masalah ini adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun atau sedang menjalani pengobatan untuk BPH.

Selain obat-obatan, anda juga bisa mengambil jalan pembedahan. Pembedahan untuk BPH dimaksudkan untuk mengangkat jaringan yang membesar yang menekan uretra. Operasi ini dimungkinkan dengan penggunaan laser, masuk melalui penis, atau dengan sayatan eksternal.

Perubahan gaya hidup juga sangat penting untuk anda pertimbangkan, karena ini dapat membantu dalam mengobati prostat yang membesar. Hal-hal seperti menghindari alkohol dan kopi, menghindari obat-obatan tertentu yang dapat memperburuk gejala dan berlatih senam kegel dapat meredakan gejala BPH.

Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang ingin sakit atau mengalami suatu masalah kesehatan tertentu yang bisa mengganggu aktivitas dan kehidupan mereka. Termasuk masalah pembesaran prostat yang kita bahas di atas tadi.

Untuk anda para pria, setelah anda membaca artikel yang kami muat ini, kami sangat menyarankan anda untuk segera mengubah kebiasaan  buruk yang sering anda lakukan, yang berdampak pada timbulnya masalah ini.

Salah satu cara alami yang bisa coba anda lakukan adalah dengan mengkonsumsi teh hiijau secara rutin ataupun sejenis teh lainnya yang tidak mengandung kafein. Apakah anda bersedia melakukannya? Kalau bukan anda sendiri yang memulai untuk menjaga kesehatan, siapa lagi?

Saat ini mungkin banyak di antara anda yang mengabaikan masalah ini atau menganggapnya sebagai sesuatu yang sepele, tapi setelah masalah itu benar-benar datang kepada anda, barulah anda akan menyadarinya dan yang tertinggal hanyalah penyesalan. Nah, untuk menghindari datangnya penyesalan itu, marilah mulai mencintai tubuh anda.